Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Bina Bangsa, Ibnu Sina, M.Pd., AIFO-P, turut menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Muizzudin Yusuf. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Program Studi Penjas sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan untuk bersaing dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi.
“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas capaian Muizzudin Yusuf pada POMPROV VIII Banten 2026. Raihan medali emas dan perak ini menunjukkan bahwa mahasiswa Penjas UNIBA memiliki potensi dan daya saing yang baik dalam bidang olahraga,”
Ibnu Sina, M.Pd., AIFO-P
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan, konsistensi latihan, mental bertanding, serta kemauan untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kemampuan.
“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi Muizzudin untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa Penjas lainnya. Kami juga akan terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus prestasi di bidang olahraga,” katanya.
Muizzudin Yusuf tampil gemilang pada nomor 50 meter gaya punggung putra dan 200 meter gaya bebas putra dalam ajang POMPROV VIII Banten 2026 di Cilegon.
Bertanding pada hari ketiga pelaksanaan POMPROV VIII Banten 2026 yang berlangsung di Cilegon, Muizzudin berhasil meraih dua medali, yakni medali emas pada nomor 50 meter gaya punggung putra dan medali perak pada nomor 200 meter gaya bebas putra.
Prestasi tersebut menjadi kontribusi positif bagi kontingen Universitas Bina Bangsa sekaligus menunjukkan potensi mahasiswa UNIBA dalam bidang olahraga.
Pada nomor 50 meter gaya punggung putra, Muizzudin tampil kompetitif dan berhasil menempati posisi pertama. Capaian tersebut mengantarkannya meraih medali emas.
Tidak berhenti pada satu nomor, Muizzudin kembali menunjukkan performa terbaiknya pada nomor 200 meter gaya bebas putra. Ia berhasil finis di posisi kedua dan membawa pulang medali perak.

unibanews.com
Bagi Muizzudin, keberhasilan meraih dua medali tersebut merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan, dan dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa meraih medali emas di nomor 50 meter gaya punggung dan medali perak di nomor 200 meter gaya bebas. Hasil ini menjadi kebanggaan bagi saya sekaligus motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ujar Muizzudin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang selama ini memberikan dukungan dalam proses persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Universitas Bina Bangsa, Program Studi Penjas, pelatih, keluarga, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan. Saya berharap hasil ini dapat menjadi motivasi bagi saya untuk meraih prestasi yang lebih baik pada kompetisi berikutnya,” tambahnya.
Prestasi Mahasiswa Jadi Bagian dari Pengembangan Potensi
POMPROV VIII Banten 2026 merupakan ajang multiolahraga antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Banten. Kompetisi tersebut diikuti sekitar 1.270 atlet mahasiswa dari 38 perguruan tinggi dengan mempertandingkan 11 cabang olahraga.
Keikutsertaan mahasiswa UNIBA dalam ajang tersebut menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Bagi mahasiswa Penjas, kompetisi seperti POMPROV juga menjadi ruang untuk menguji kemampuan, membangun pengalaman bertanding, serta mengembangkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan daya juang.
Capaian Muizzudin Yusuf menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa UNIBA mampu mengembangkan potensi dan berkompetisi di tingkat provinsi..
We Can Do It !

Dengan raihan satu medali emas dan satu medali perak, Muizzudin tidak hanya mencatatkan prestasi secara personal, tetapi juga turut membawa nama Universitas Bina Bangsa dan Program Studi Pendidikan Jasmani dalam ajang olahraga mahasiswa tingkat Provinsi Banten.
Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UNIBA lainnya untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kompetensi, dan berani mengambil kesempatan untuk berprestasi di berbagai bidang.***

