LEBAK, BANTEN – Kondisi bangunan madrasah di Kampung Kademangan, Desa Lebak Prahiyang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, menjadi perhatian mahasiswa Teknik Sipil Universitas Bina Bangsa (Uniba). Sejumlah kerusakan pada fasilitas pendidikan tersebut mendorong mahasiswa menginisiasi program renovasi melalui kegiatan Aksi Pengabdian Anak Sipil (ASPAL) Vol. 2.

Berdasarkan keterangan dalam rancangan kegiatan, bangunan madrasah mengalami sejumlah persoalan, mulai dari atap bocor, dinding retak, hingga kerusakan lantai dan fasilitas penunjang pembelajaran. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu kenyamanan dan keselamatan anak-anak selama mengikuti kegiatan belajar.
Melalui Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HIMATSI), mahasiswa Uniba menyusun program pengabdian masyarakat yang dijadwalkan berlangsung pada 5–19 Oktober 2026. Perbaikan fasilitas madrasah menjadi salah satu agenda utama kegiatan tersebut.
Program ini melibatkan mahasiswa Teknik Sipilbersama masyarakat setempat. Kegiatan dikoordinasikan oleh Nahwan Restu Aulia sebagai Ketua Pelaksana I dan Muhammad Haikal Hisam sebagai Ketua Pelaksana II, dengan pendampingan dosen Wulandari, S.T., M.T.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berupaya menerapkan pengetahuan konstruksi yang diperoleh selama perkuliahan untuk membantu memperbaiki fasilitas pendidikan yang membutuhkan penanganan.
Di luar pekerjaan renovasi, ASPAL Vol. 2 juga memuat sejumlah kegiatan pendidikan dan sosial bagi masyarakat. Program yang direncanakan meliputi bimbingan belajar membaca, menulis, berhitung, dan mengaji bagi anak-anak Kampung Kademangan.
Panitia turut mengagendakan lomba adzan, cerdas cermat, dan menggambar, serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu. Bantuan berupa Al-Qur’an, Juz Amma, Iqro, dan perlengkapan salat juga masuk dalam rangkaian kegiatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa menghubungkan pembelajaran di perguruan tinggi dengan persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya kebutuhan terhadap fasilitas pendidikan yang aman dan layak digunakan.
Melalui ASPAL Vol. 2, HIMATSI Uniba berharap perbaikan madrasah dan kegiatan pendampingan pendidikan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak serta masyarakat Kampung Kademangan.
Program tersebut juga menjadi salah satu bentuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan melibatkan mahasiswa dan warga dalam upaya memperbaiki lingkungan belajar.




